Saturday, December 2, 2017

Penyebab dan Cara Mengobati Penyakit Anemia (Kurang Darah)

Definisi Anemia

Apa itu Anemia? Anrmia dalam bahasa Indonesia artinya: kekurangan darah, adalah keadaan saat jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal.
Penyebab Dan Cara Mengobati Penyakit Anemia (Kurang Darah)
Sel darah merah mengandung hemoglobin yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari jantung yang diperoleh dari paru-paru, dan kemudian mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.
Seorang pasien dikatakan anemia bila konsentrasi hemoglobin nya kurang dari 13,5 g/dL atau hematokrit kurang dari 41% pada laki-laki, dan konsentrasi hemoglobin kurang dari 11,5 g/dL atau hematokrit kurang dari 36% pada perempuan.

Penyebab Anemia

yang paling sering yaitu pendarahan yang berlebihan, rusaknya sel darah merah secara berlebihan hemolisis atau kekurangan pembentukan sel darah merah ( hematopoiesis yang tidak efektif).
Secara garis besar, anemia dapat disebabkan diantaranya :
Karena;
1. Peningkatan destruksi eritrosit
pada penyakit gangguan sistem imun (talasemia)
2. Penurunan produksi eritrosit,
3. Kekurangan nutrisi
4. Kehilangan darah dalam jumlah besar
5. Pendarahan kronis
6. Menstruasi
7. Ulser kronis
8. Trauma

Tanda dan Gejala Anemia

Bila anemia terjadi dalam waktu yang lama, konsentrasi Hemoglobin ada dalam jumlah yang sangat rendah sebelum gejalanya muncul. Gejala - gejala tersebut diantaranya :

Berupa;
1. Asimtomatik : terutama bila anemia terjadi dalam waktu yang lama
2. Letargi
3. Nafas pendek atau sesak, terutama saat beraktfitas
4. Kepala terasa ringan
5. Palpitasi
6. Pucat
7. Kekebalan Tubuh Menurun

Pencegahan dan Cara Mengobati Penyakit Anemia (Kurang Darah)

Tahukah anda? Mencegah penyakit sejak dini itu dapat menurunkan resiko komplikasi di masa yang akan datang. Selaras dengan kata bijak “mencegah lebih baik daripada mengobati” Begitu pun dengan anemia, bila dicegah sejak dini akan mudah disembuhkan nantinya.

  1. Perbanyak makanan yang mengandung zat besi
  2. vitamin B12
  3. vitamin C
  4. asam folat
Zat tersebut diatas banyak terdapat pada daging, kacang, sayuran berwarna hijau, jeruk, pisang, sereal, susu, melon dan buah beri.

5. Hindari minum kopi, teh, atau susu sehabis makan karena dapat mengganggu proses penyerapan zat besi dalam tubuh.

6. Transfusi darah. Tambahan darah sesuai kebutuhan akan cepat mengembalikan jumlah sel darah merah dalam kondisi normal. Namun, ada baiknya bagi pasien hendaknya menjaga agar terus stabil.

7. Konsumsi suplemen (obat dari dokter/apotek dan obat-obatan alami dari alam) Pilih suplemen yang mengandung zat besi dan vitamin lengkap lainnya sebagai penunjang pembentukan sel darah merah. Namun, jangan terlalu bergantung pada suplemen karena Kandungan zat dalam suplemen biasanya lebih besar dari yang dibutuhkan tubuh sehingga menyebabkan kerja ginjal bertambah berat. Maka jika gejala anemia sudah hilang, lakukan lah pola hidup yang baik agar kesehatan kamu (pasien kuneng) terjaga dan anemia tidak kambuh lagi.



Himbauan:
Jangan anggap enteng penyakit anemia karena selain bisa mengganggu kesehatan pasien bila tidak segera ditangani bisa-bisa timbul aneka komplikasi penyakit seperti kelelahan kronik, gagal jantung, hingga kematian.

Catatan:
Dokter terbaik adalah diri kita sendiri, maka sehat dan tidaknya dirimu tergantung pada diri anda sendiri.

Contact Form

Name

Email *

Message *

Featured Post

10 Tips Agar Segar Bugar Setiap Hari

10 Tips Agar Segar Bugar Setiap Hari K esehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hid...