Tuesday, September 19, 2017

Pengertian Autisme dan Cara Mengobatinya

Pengertian Autisme - Apa itu autisme? Autisme adalah gangguan perkembangan pada otak. Autis mempengaruhi kemampuan sosial, perilaku, dan komunikasi seseorang. Kebanyakan orang yang memiliki autisme mulai menunjukkan tanda-tandanya pada usia dini. Tingkat autisme bervariasi dari orang ke orang. Karena itu, dokter sering menyebut autisme sebagai gangguan spektrum autisme (ASD).  Asperger's syndrome (AS) adalah jenis yang paling umum. Jenis ini adalah bentuk autisme "berfungsi tinggi". Biasanya, orang yang memiliki AS memiliki IQ normal sampai tinggi. Mereka mungkin menunjukkan keahlian khusus atau bidang minat. Perkembangan bahasa verbal mereka dianggap normal. Namun, orang yang memiliki AS dapat mengalami masalah dalam menggunakan bahasa dengan benar dalam situasi sosial. Mereka sering mengalami kesulitan berkomunikasi nonverbal, seperti melakukan kontak mata, membaca ekspresi wajah, dan menggunakan gerak tubuh. Keterampilan sosial umum, seperti mengembangkan hubungan dan menyesuaikan diri dengan perubahan, juga bisa terpengaruh. Orang yang memiliki AS dapat mempelajari keterampilan ini melalui terapi perilaku dan komunikasi.


Pengertian Autisme dan cara mengobatinya
Pengertian Autisme dan cara mengobatinya

Gejala autisme

Orang autis bisa memiliki berbagai gejala. Ada yang umum, dan beberapa tergantung pada tingkat keparahan gangguan ini. Berikut ini adalah beberapa gejala yang perlu anda ketahui:
  • Menghindari sentuhan fisik atau kontak mata
  • tidak menanggapi suara 
  • tidak menanggapi seseorang yang memanggil nama mereka
  • tidak bicara
  • tidak mengerti gerak tangan atau bahasa tubuh
  • batu bolak-balik, berputar, atau menggedor kepala mereka
  • menatap bagian dari benda, seperti roda mobil mainan
  • fokuskan pada topik atau hal tertentu
  • tidak berpura-pura 
  • terlalu fokus pada rutinitas dan menjadi kesal jika terganggu
  • memiliki ekspresi wajah datar atau menggunakan suara monoton
  • tidak takut bahaya dan secara tidak sengaja menyebabkan luka.

Sekitar 20% anak-anak yang menderita autisme berkembang normal selama 1 sampai 2 tahun pertama kehidupan mereka. Kemudian, mereka mengalami apa yang dokter sebut regresi. Ini berarti bahwa mereka kehilangan keterampilan yang mereka miliki sebelumnya, seperti kemampuan berbicara.

Di sisi lain, beberapa anak autis mendapatkan keterampilan khusus. Misalnya, mereka mungkin bisa melakukan masalah matematika yang rumit di kepala mereka. Kemampuan seperti ini kurang umum.

Yang menyebabkan autisme

Dokter tidak yakin apa penyebab autisme. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa faktor utamanya adalah genetik. Masalah kesehatan tertentu atau hal-hal di lingkungan anak Anda mungkin berperan. Anak-anak yang terlahir pada orang tua yang memiliki risiko autisme yang meningkat. Anak laki-laki lebih cenderung terkena autis daripada anak perempuan. Dalam kebanyakan kasus, penyebab autisme anak tidak pernah diketahui. Seiring dokter terus belajar autisme, mereka mungkin belajar lebih banyak tentang penyebabnya.

Vaksin tidak menyebabkan autisme. Termasuk vaksin campak, gondong, dan rubela (MMR). Vaksin adalah bagian penting dari kesehatan anak. Jika Anda khawatir dengan keamanan vaksin, bicarakan dengan dokter Anda.

Bagaimana mendiagnosa autisme?

Tidak ada tes laboratorium yang bisa mendeteksi autisme. Bicaralah dengan dokter Anda jika anak Anda tidak berperilaku seperti yang diharapkan seusianya. Jika dokter mencurigai autisme, mereka mungkin menyarankan untuk menemui psikiater anak atau spesialis lainnya. Seorang spesialis dapat mengamati anak Anda untuk mencari tanda-tanda autisme.

Beberapa anak yang menderita autisme juga cacat intelektual. Ini berarti kemampuan intelektual mereka berfungsi jauh di bawah rata-rata. Ini menyebabkan keterlambatan perkembangan. Hal ini bisa membuat sulit untuk mendiagnosis autisme. Anak autis tidak menanggapi pertanyaan dengan cara yang sama seperti yang dilakukan anak-anak lain. Seorang ahli dapat memberi anak Anda tes khusus untuk mempelajari lebih lanjut tentang kondisi anak Anda.

Dapatkah autisme dicegah atau dihindari?

Lebih banyak anak didiagnosis menderita autisme. Tidak jelas apakah ini berarti lebih banyak anak memiliki autisme. Ini bisa berarti bahwa orang tua, dokter, dan guru lebih baik mengenali tanda-tanda autisme.

Jika Anda memiliki anak yang menderita autisme, kemungkinan anak Anda lain memilikinya. Resiko ini sekitar 5%. Ada juga risiko (10% sampai 40%) yang memiliki kecacatan lain, seperti belajar, untuk saudara kandung anak autis. Bicarakan dengan dokter Anda atau konselor genetik jika Anda memiliki masalah atau pertanyaan.

Pengobatan autisme

Anak-anak tidak "mengatasi" autisme, dan tidak ada obatnya. Pengobatan saja tidak bisa mengobati autisme. Ini bisa membantu mengatur beberapa gejala, seperti agresi atau tidak tidur. Penelitian menunjukkan bahwa beberapa anak mendapatkan manfaat dari perilaku dan terapi bahasa yang intens. Dengan terapi, gejala anak Anda mungkin membaik seiring bertambahnya usia. Bicaralah dengan dokter Anda tentang jenis perawatan apa yang terbaik untuk anak Anda.

1 comments so far

wah info yang bagus, tapi autis biasanya memiliki kelebihan tersendiri yang membuat berbeda

Contact Form

Name

Email *

Message *

Featured Post

10 Tips Agar Segar Bugar Setiap Hari

10 Tips Agar Segar Bugar Setiap Hari K esehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hid...